Usaha kuliner merupakan jenis bisnis yang tidak akan pernah mati di pasaran. Kenapa? Jawabannya tentu saja karena manusia selalu membutuhkan makanan, kapan pun dan di mana pun. Ide makanan yang dapat dipilih untuk dijadikan bisnis pun sangat beragam, tergantung target pasar yang ditentukan. Asalkan strategi yang ditetapkan tepat, bisnis kuliner bisa mengalirkan cuan yang banyak ke kantong kalian. Namun, sebelum memutuskan buat terjun ke usaha kuliner, simak tips memulai usaha kuliner berikut ini, yuk!
BACA JUGA: Perbedaan Franchise dan Kemitraan
Seperti kata pepatah “tak kenal maka tak sayang”, demikian pula halnya dengan memulai bisnis kuliner. Sebelum terjun lebih jauh ke dalam tips memulai usaha kuliner, ada baiknya untuk tahu lebih dahulu seputar peluang usaha kuliner.
Pertanyaan lain yang mungkin muncul adalah apakah jenis kuliner yang dipilih harus benar-benar baru atau tidak. Terkait dengan hal tersebut, mungkin kita perlu mengingat bahwa tidak ada yang benar-benar baru di dunia ini, termasuk dalam ide bisnis. Jadi, tidak masalah kalau produkmu bukan the whole brand-new product. Kamu bisa menjual produk kuliner yang sudah ada di tengah-tengah masyarakat, atau kamu juga bisa sedikit memodifikasi produk kulinermu untuk menggaet para pembeli.
Nah, menyambung pertanyaan kedua di atas, mungkin terlintas juga pikiran tentang jenis makanan yang perlu dipilih, apakah camilan, minuman, atau makanan berat. Untuk masalah tersebut, ada baiknya untuk tetap melakukan riset pasar tentang apa yang dibutuhkan masyarakat sekitar, siapa target pasarmu, dan apakah kamu siap untuk mengeluarkan effort sesuai bisnis yang kamu pilih. Penasaran dengan tips-tips selanjutnya? Yuk, simak terus sampai selesai, ya!
Sebelumnya kita sudah membahas sedikit-sedikit, nih, tentang usaha kuliner. Sekarang tibalah saatnya untuk kita masuk ke poin-poin yang mungkin udah bikin kalian kepo dari awal baca judul artikel ini. Yap, kita akan bahas tentang tips memilih usaha kuliner. Sebenarnya ada begitu banyak tips yang bisa kalian jalankan, tetapi kali ini kita akan bahas tiga tips dulu, ya.
Mungkin kalian menyadari bahwa penentuan target pasar merupakan poin yang sudah dihighlight dari awal artikel ini. Namun, perlu diketahui bahwa poin tersebut memang sangat penting untuk dilakukan dalam bisnis apa pun, termasuk dalam bisnis kuliner. Kalian perlu menentukan niche tertentu untuk bisnis kalian, apakah targetnya para wanita yang sedang menjalankan diet, kaum muda yang duit jajannya masih sedikit tapi pengen jajan enak, atau para pemilik dompet tebal yang tidak ragu merogoh kocek dalam-dalam asalkan makanan atau minuman yang dibeli enak dan menggunakan bahan-bahan premium.
Aspek selanjutnya yang perlu dipikirkan adalah modal yang kalian miliki untuk memulai usaha kuliner. Kalian bisa memulai kalkulasi mengenai alat dan bahan yang kalian butuhkan untuk menjalankan bisnis. Kalian tidak perlu langsung membutuhkan modal besar dalam memulai usaha kuliner karena segala sesuatu bisa dimulai dari langkah kecil.
Sudah bukan rahasia lagi bahwa untuk memulai suatu usaha, termasuk usaha kuliner, banyak hal yang harus disiapkan, termasuk bagaimana cara memasarkan produk, atau dengan kata lain membuat orang mengenal dan tertarik untuk beli produk kuliner kalian. Bagi kalian yang tidak mau terlalu mulai dari 0 untuk memasarkan produk kalian, kemitraan bisa jadi solusinya.
Buat kalian yang belum tahu apa itu kemitraan, kalian bisa cari tahu terlebih dahulu informasi-informasinya di internet, tentunya dengan memilih sumber-sumber terpercaya. Kalian bisa mempelajari apa itu kemitraan di website Franchisepedia. Di sana kalian bisa mengetahui seluk-beluk tentang kemitraan, serta apa bedanya kemitraan dengan franchise dan paket usaha.
BACA JUGA: Peluang Bisnis Kemitraan Kopi Kekinian
Setelah menyimak tips memilih usaha kuliner di atas, tentunya kalian mulai berpikir tentang jenis usaha kuliner apa yang bisa kalian pilih. Buat kalian yang masih bingung, kalian bisa banget pilih usaha kuliner nasi goreng, salah satunya dengan memilih kemitraan Nasgorin.
Sebelumnya, kenapa nasi goreng bisa jadi ide usaha kuliner,sih? Simpelnya, nasi goreng sudah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia, bahkan mancanegara. Nasi goreng begitu familiar di tengah-tengah masyarakat karena selain harganya yang relatif terjangkau, nasi goreng seringkali ditambahkan dengan topping menarik yang enak di lidah, seperti telur, baso, atau sosis.
Menyadari hal tersebut, Nasgorin mewujudkan bisnis kuliner kemitraan yang berusaha menjawab kebutuhan pangan masyarakat tanpa pandang bulu, mulai dari anak kos yang mencari makanan enak berharga murah, hingga pegawai-pegawai kantoran macam mbak-mbak SCBD yang pengen berhemat di akhir bulan. Sebagai informasi, Nasgorin memulai bisnisnya dengan 13 outlet, kemudian dalam satu tahun berhasil menyentuh angka 75 outlet yang tersebar di 17 kota di Indonesia. Keren banget, kan?
Nah, buat kalian yang tertarik untuk join kemitraan Nasgorin, kalian perlu menyediakan modal 60 juta dan tidak perlu membayar royalty fee. Biaya tersebut sudah termasuk biaya kontainer dan beberapa perlengkapan, 2000 packs bumbu, serta lisensi 3 tahun.
Selain itu, model bisnis tersebut memungkinkan kalian untuk mengelola sendiri bisnis Nasgorin kalian. Say no to ribet karena bumbunya sudah dalam bentuk per porsi, jadi tinggal tumis nasi dan tambahkan bumbunya dan voila, jadi deh!
Menu-menu ala Nasgorin juga cukup bervariasi, seperti nasgorin kampung, nasgorin rendang, nasgorin cabe ijo, nasgorin sambal matah, nasgorin cumi asin, hingga berbagai variasi topping seperti sosis, baso, telur ceplok dan dadar, hingga kriuknya kulit krispi yang asyik di lidah.
So, sudah siap untuk memulai usaha kuliner kalian? Jangan pusing dan jangan ragu, mending Nasgorin aja, kuy!